Kopi Panggang Ngopi Asyik ala Desa di Gunungkidul Jogja

0
59
Kopi Panggang
ig @kopi.panggang

Mendengar istilah kopi panggang bisa jadi bayangan anda pada cara mengolah biji kopi dengan dipanggang di atas api. Panggang menurut KBBI (Kamus besar Bahasa Indonesia) memang bisa bermakna dipanaskan atau dimasak di atas bara api. Sehingga memanggang atau dipanggang artinya memasak (memanaskan) di atas bara api.

Namun kata panggang pada kopi Panggang dalam postingan ini bukanlah kata kerja dengan makna seperti di atas. Namun ini merupakan nama sebuah tempat kedai kopi yang terbilang unik di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Nama rumah makan yang konotatif ternyata juga sempat “menipu” banyak pecinta kopi sehingga tertarik untuk dating dan mencicipi racikan minuman yang disajikan kedai ini.

Mungkin diantara anda juga ada yang pernah “tertipu” dengan nama kopi yang satu ini. Meskipun begitu rupanya pemilik kedai ini telah ingin menyajikan minuman kopi beserta makanan lain dengan rasa dan suasana yang berbeda.

Keunikan Ngopi di Kopi Panggang Gunung Kidul

Ada banyak keunikan yang akan anda dapat di warung kopi yang satu ini. Kedai kopi yang berlokasi di Jalan Siluk Panggang, Sumber, Girisuko, Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55872 menawarkan banyak kejutan.

Kopi Panggang
ig @kopi.panggang

Untuk menemukan tempat kuliner ini tidaklah sulit. Jika anda berkendara melalui Jalan Siluk – Panggang di Girisuko Gunungkidul anda akan terpaku dengan sebuah mobil sedan mewah yang tertempel di sebuah menara setinggi 10 meter. Posisi mobil berwarna kuning yang mengarah ke atas langit seakan ingin memberikan kejutan untuk pengunjung.

Baca juga: Kopi Tuku, Kedai Es Kopi Kekinian Favorit Anak Muda

Yang unik lagi, menara berupa tugu beton itu dihias dengan ukiran yang sangat unik. Yang tak kalah menariknya, di tiang itu juga terpampang sebuah tulisan yang dibentuk melingkar. Tulisannya:”Semangat mobil listrik Indonesia maju terus pantang mundur”. Di bawah tiang juga disediakan kursi panjang yang cantik sehingga tak sedikit pengunjung yang memanfaatkannya untuk berfoto selfie. Nah, foto-foto dengan obyek unik inilah yang belakangan banyak muncul di media social dan membuat nama kedai kopi ini menjadi viral dan terkenal.

Tak cukup di situ saja, begitu pun saat memasuki tempat ini akan terasa berbeda karena menawarkan suasana yang sangat nyaman. Bangunan joglo Jawa dengan tiang kayu yang kokoh di rumah makan ini terasa luas dan lapang. Meskipun banyak pengunjung yang dating untuk makan, selalu saja ada tempat yang tersedia untuk pengunjung baru.

BACA JUGA:  Berburu Penjual Alat Kopi Bandung

Menu Kopi Panggang

Setelah anda dikejutkan dengan beberapa sambutan di atas, di tempat ini tak hanya menu kopi saja yang disediakan. Untuk para pecinta kopi tersedia beberapa jenis minuman kopi yang bisa dipilih. Ada kopi tubruk panggang panas atau dingin (es) ataupun kopi susu es atau panas, ataupun kopi bubuk special. Juga ada minuman teh dengan gula batu, wedang uwuh, susu, dan jeruk. Untuk minuman kopi ini bukan dibuat dengan dipanggang melainkan kopi hasil budidaya dan ditanam di Panggang, Gunungkidul.

Baca juga: 3 Tips Sederhana Memilih Kopi Berkualitas yang Wajib Anda Tahu

Menikmati kopi tubrik di kedai ini terasa nikmat. Selain kental untuk manisanya bisa disesuaikan. Anda juga bisa menggunakan gula batu jika menginginkannya. Nikmatnya ngopi di kopi Panggang makin terasa karena udara di daerah perbukitan ini cukup dingin. Anda pun bakal betah berlama-lama di kedai ini dengan ngopi sambil ditemani berbagai camilan gorengan, seperti singkong goreng, pisang rebus, ataupun pisang goreng kepok kuning,

Jika anda lapar, tempat kuliner ini juga ada menu dhaharan (makanan) desa khas Gunung Kidul, seperti nasi putih, merah, tiwul, ayam kampung, opor ayam, sayur lodeh, sayur tempe lombok ijo, bacem tahu, tempe garit, ikan asin layur pete goreng/bakar, telur dadar unik (tipis dan lebar), dan terong.

Soal harga anda tak perlu kaget karena harganya terbilang lumayan murah. Untuk minuman kopi tubruk hanya dihargai Rp 5.000, kopi susu Rp 8.000, es susu Rp 5.000, wedang uwuh Rp 7.000, teh panas Rp 3.000,- jeruk panas Rp 4.000. Untuk nasi hanya Rp 2.500, ayam Rp 10.000, telur dadar Rp 3.000, ikan asin Rp 3.000, sayur lodeh Rp 6.000, dan tempe garit Rp 1.500.

Bagaimana? Jika anda tertarik untuk mengunjungi dan ngopi di kopi Panggang, Gunungkidul sebaiknya jangan lupa untuk membawa baju hangat ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here